Kuda renggong tumbuh dan berkembang di Kabupaten
Majalengka sejak tahun 1950-an. Adalah sebuah seni pertunjukan rakyat yang
bersifat helaran dan pada awalnya disiapkan melayani pesta sunat. Penampilannya
kemudian bukan hanya untuk pesta sunat,-namun dipersiapkan juga untuk acara
lain, seperti upacara hari besar, festival, menyambut tamu, dll.
all about majalengka
Senin, 03 Desember 2012
TEMPAT MENARIK
Wisata Majalengka
Curug Baligho, Majalengka
Wisata Majalengka di Dusun Baligho, Desa Padaherang, Kec Sindangwangi, berupa air terjun alami setinggi 30 m yang sumber air airnya berasal dari sungai Padabeunghar.
Wisata Majalengka di Dusun Baligho, Desa Padaherang, Kec Sindangwangi, berupa air terjun alami setinggi 30 m yang sumber air airnya berasal dari sungai Padabeunghar.
Curug Cibali, Majalengka
Wisata Majalengka di Desa Cikondang, Kec Cingambul, 39 km dari pusat Kota Majalengka, dengan akses kurang baik, tidak ada angkutan umum, dan belum ada fasilitas pendukung memadai.
Wisata Majalengka di Desa Cikondang, Kec Cingambul, 39 km dari pusat Kota Majalengka, dengan akses kurang baik, tidak ada angkutan umum, dan belum ada fasilitas pendukung memadai.
Curug Cilutung, Majalengka
Wisata Majalengka di Desa Campaga, Kec Talaga Kulon, 28 Km dari pusat Kota Majalengka, dengan akses cukup baik, namun belum ada angkutan umum.
Wisata Majalengka di Desa Campaga, Kec Talaga Kulon, 28 Km dari pusat Kota Majalengka, dengan akses cukup baik, namun belum ada angkutan umum.
PRODUKSI
TINJAU MAJALENGKA- Berkunjung ke Majalengka, maka yang akan terpikir di benak
kita adalah kecap. Maklum saja, selain poruksi genting, Majalengka dikenal
sebagai Kabupaten produksi kecap terbesar di Jawa Barat.
Kendati belum
didukung dengan promosi besar-besaran, namun kecap Majalengka yang dikenal
dengan Kecap Segi Tiga itu, terbukti mampu bertahan selama setengah abad lebih
sejak 1952 silam. Dengan dukungan beberapa daerah tetangga sebagai pemasok
bahan baku, Kecap Segi tiga Majalengka masih mampu bertahan sampai saat ini.
Langganan:
Komentar (Atom)