Halaman

Jumat, 23 November 2012

WISATA





Curug Sempong Sidamukti Ramai Dikunjungi

Kabupaten Majalengka yang dikelilingi pegunungan memiliki banyak sekali potensi obyek wisata salah satunya air turjun (curug,red). Di kota angin terdapat beberapa curug, salah satunya curug sempong yang terletak di blok Buahlega desa Sidakmukti.

Mungkin masyarakat masih banyak yang belum mengetahui curug yang satu ini, mengingat curug yang berada ketinggi
an 150 m dpl dengan suhu berkisar 26-30 derajat Celsius dan tinggi sekitar 25 meter memang dibilang masih virgin (perawan,red).

Panorama keindahan yang ditawarkan curug sempong ini bisa dibilang sangat unik, selain bisa menikmati air terjun yang sejuk para pengunjung juga bisa melihat langsung ratusan pohon gedong ginju sebagai ciri khas Majalengka yang terhampar luas di sekeliling areal obyek wisata curug.

Walaupun minim promosi namun pada liburan lebaran kemarin curug sempong banyak dikunjungi wisatawan lokal, umumnya para pengunjung adalah para muda mudi. Curug ini memiliki tekstur batu yang unik curug ini airnya melimpah dan tidak pernah menyusut. Sekalipun musim kemarau tetap saja ada air yang mengalir di curug tersebut yang membedakannya hanya volume air, sehingga terlihat kontras antara musim hujan dan musim kemarau.

“Saya baru pertama kali datang ke curug sampong ini, penasaran saja pengen tahu karena kata teman yang pernah kesini panoramanya indah. Setelah datang langsung ternyata memang curug Sempong lumayan indah dan bisa dijadikan alternatif refreshing,” kata Erik (17) warga Majalengka kulon kepada Sinarmedia belum lama ini.

Hal senada juga disampaikan Amar (29) warga Cigasong, menurutnya curug Sampong yang terletak tidak jauh dari pusat kota Majalengka bisa dijadikan tempat rekreasi alternatif warga Majalengka dan sekitarnya. Namun agar lebih dikenal masyarakat luas, pemerintah seharusnya melakukan promosi dan melengkapi fasilitas di sekitar obyek wisata seperti akses jalan dan sarana parkir di obyek wisata.

“Curug Sempong apabila dikelola dengan baik tidak menutup kemungkinan menjadi obyek wisata baru yang bakal menyedot banyak pengunjung. Sekarang PR dari pemerintah untuk melengkapi seluruh fasilitas penunjang seperti jalan, areal parkir dan promosi kepada masyarakat,” paparnya.

Lokasi curug Sempong atau nyempong (nyerong, red), yang berjarak kurang lebih 10 kilometer dari pusat kota Majalengka, memudahkan para pengunjung untuk sekedar refreshing menikmati keindahan panorama yang ditawarkan. Namun, dibandingkan puluhan tahun lalu, saat ini debitnya jauh berkurang. Meski tidak besar, air terjun ini memiliki bentuk yang unik dan menarik dibandingkan Curug Muara Jaya di Argalingga.

Para pengunjung untuk menuju ke Curug Sempong harus berjalan kaki sekitar 500 m menyusuri jalan setapak, pasalnya akses jalan masih belum tertata dengan baik dan trek berkelok kelok.
Jalan setapak berundak ini masih alami dengan kemiringan sekitar 45 derajat, sehingga cukup menguras tenaga. Waktu yang dibutuhkan untuk menuju ke curug ini dari tempat memarkir sepeda motor sekitar 20 menit.

Pemerintah Desa Sidamukti sendiri, berencana mengembangkan Curug Sempong menjadi tempat wisata repsentative. Namun hal tersebut memerlukan penanganan yang ekstra keras, mulai dari akses jalan menuju obyek wisata, penataan Curug, pengadaan sarana pendukung seperti tempat parkir, kamar kecil, bumi perkemahan dan lain-lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar